Selasa, 26 April 2016

Kumala Chandra Lukita
23215756
1EB20

Contoh UKM di Indonesia

Tiap daerah pasti memiliki makanan khas masing-masing, ini menjadi salah satu sisi yang menarik, yaitu wisata kuliner. Salah satunya kota Palembang. Palembang memiliki makanan khasnya yaitu empek-empek. Kuliner yang satu ini termasuk makanan yang banyak disukai oleh sebagian besar masyarakat Indonesia. Terbukti dengan banyak berdirinya tempat makan pempek Palembang di kota Palembang, bahkan di luar kota Palembang itu sendiri.

Namun kali ini saya tidak akan membahas makanan khas kota Palembang tersebut, melainkan tentang salah satu usaha pempek yang paling dikenal di kota Palembang, yaitu Pempek Lince.

Pempek Lince pertama kali didirikan pada Desember 2010 oleh Cik Lince. Pempek Lince berlokasi di Jalan Tugu Mulyo No.2398, Palembang. Jika kalian yang sedang ada di Palembang, bisa masuk dari jalan Mayor Ruslan di samping Bank Indonesia atau dari Sekip Pangkal atau jalan Eka Bakti, lalu tiba di jalan Tugu Mulyo No. 2398. Ciri khas dari tempat makan Pempek Lince ini adalah adanya logo jembatan Ampera di dalam lingkaran pada spanduk yang dipasang di depan rumah makannya.


Pada umumnya, Pempek Lince ini sama dengan usaha pempek Palembang lainnya, namun yang membedakan adalah Pempek Lince ini satu-satunya pempek tenggiri di yang kapal selamnya menggunakan isi telur bebek, sehingga rasanya jauh lebih gurih dan ukurannya lebih besar. Selain itu disedikan pula paket yang beragam dengan nama-nama unik, yang diambil dari nama tempat pariwisata di kota Palembang, seperti Paket Monpera, Paket Pulo Kemaro, Paket Jembatan Ampera, dan masih banyak lagi, harganya sesuai dengan jenis paket yang dipesan.

Bagi kalian yang berada di luar kota Palembang namun ingin merasakan nikmatnya rasa pempek yang satu ini, kalian tidak perlu jauh-jauh memesan tiket pesawat untuk pergi ke Palembang, karena Pempek Lince juga menerima pesanan dari luar kota. Kalian cukup memesan via SMS ke nomor 08127894427 / 085838123405 atau online via facebook dan website resminya di http://pempeklince.com/.


Senin, 25 April 2016

Kumala Chandra Lukita
23215756
1EB20

Penyerapan Tenaga Kerja Melalui Transportasi Online

Maraknya jasa transportasi online saat ini tentu membawa dampak di berbagai sektor kehidupan masyarakat Indonesia, salah satunya dalam hal kesejahteraan masyarakat Indonesia. Ambillah contoh jasa transportasi online Gojek. Gojek merupakan awal munculnya sarana transportasi online. Dengan adanya Gojek, masyarakat Indonesia yang semula tidak memiliki pekerjaan bisa mendaftar untuk menjadi supir Gojek.


PT. Gojek Indonesia mengklaim dapat menurunkan jumlah pengangguran di kota besar Indonesia. Saat ini, perusahaan penyedia jasa transportasi berbasis online itu telah menggandeng hampir 30 ribu pengemudi ojek.

Suasana perekrutan driver Go-Jek di Komplek GBK, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (14/8). (Foto: MerahPutih/Venansius Fortunatus)

Nadiem, selaku Chief Executive Officer PT. Gojek Indonesia, mengatakan bahwa Wakil Presiden Jusuf Kalla pun mengapresiasi kehadiran GO-JEK lantaran dapat menurunkan tingkat kemacetan hingga 10 persen. Dia pun siap menggandeng pemerintah dalam upaya mengurangi pengangguran dan kemacetan.
Kehadiran Gojek, sebuah perusahaan berbasis aplikasi untuk ojek, menjadi solusi orang-orang yang tidak bekerja atau yang mengalami nasib PHK. 
"Para korban PHK umumnya terjadi di sektor formal. Dan mereka lari ke sektor informal, seperti Gojek. Secara tidak langsung menyerap tenaga PHK untuk bekerja di sana," ujar Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa, Sasmito Hadi Wibowo, di Gedung BPS, Jakarta, Senin (14/9). Menurut Sasmito, kehadiran Gojek akan berdampak pada hadirnya entrepreneur baru yang bisa membuka lapangan kerja baru.

Kumala Chandra Lukita
23215756
1EB20

Industrialisasi di Indonesia

Industri adalah bidang yang menggunakan ketrampilan, ketekunan kerja, dan penggunaan alat-alat di bidang pengolahan hasil-hasil bumi dan distribusinya sebagai dasarnya. Sedangkan industrialisasi  adalah sistem produksi yang muncul dari pengembangan yang mantap penelitian dan penggunaan pengetahuan ilmiah.

Era Industri Indonesia dimulai pada jaman kolonial Belanda. Dari beberapa fakta, ternyata era industri di Indonesia berdekatan waktunya dengan awal perkembangan industri di Inggris dan Amerika, yaitu sekitar abad ke-18. Industri di Indonesia sendiri diawali dengan perkembangan pabrik-pabrik gula di pantai utara Jawa. Dulu, pengolahan gula menggunakan teknik manual dan membutuhkan waktu lama. Namun karena prosesnya memakan waktu yang lama, ditambah dengan jumlah permintaan gula yang besar dari Eropa, teknik pengolahan secara manual pun mulai ditinggalkan.

Pada zaman Hindia-Belanda, Indonesia mulai memasuki era industrialisasi yang sebenarnya, yaitu menggunakan mesin-mesin dalam melakukan proses produksi, sehingga mampu menghasilkan produk yang lebih banyak dibandingkan dengan proses manual dengan kualitas yang tetap terjaga.

Dengan didukung dengan modal besar, pada tahun 1830, pabrik gula di Jawa Barat bertenaga mesin dan steam engine mulai berdiri. Sekitar tahun 1937, didirikan pabrik gula menggunakan mesin yang lebih modern di wilayah Wonopringgo, Sragi, dan Kalimati.

Permintaan selanjutnya adalah akan es dan air mineral. Pabrik es dulu dibuka di Batavia (sekarang Jakarta) pada tahun 1863 dan di Surabaya pada tahun 1866.

Sebaliknya, di berbagai pulau luar Jawa pabrik-pabrik manufaktur modern tetap sedikit hingga akhir 1900. Ini disebabkan oleh penggabungan dari sebagian besar daerah ini ke dalam orbit kolonial. Meskipun beberapa pabrik didirikan Belanda di kota-kota pantai. Dan pada akhir abad ke-18, berkembanglah industri perkereta-apian di Indonesia.

Pada awal kemerdekaan, pembangunan ekonomi di Indonesia mengarah ke perubahan struktur ekonomi kolonial menjadi ekonomi nasional yang bertujuan untuk memajukan industri kecil untuk memproduksi barang pengganti impor yang diharapkan dapat mengurangi ketergantungan pada produk luar negeri.

Pada masa Orde Baru, tepatnya pada tahun 1966, inflasi meningkat tajam sebesar 650% dan defisit APBN lebih besar dari pada seluruh penerimaannya.

Awal masa orde baru menerima beban berat dari buruknya perekonomian orde lama. Tahun 1966-1968 merupakan tahun untuk rehabilitasi industri ekonomi. Pemerintah orde baru berusaha keras untuk menurunkan inflasi dan menstabilkan harga. Maka sejak tahun 1969, Indonesia mulai membentuk rancangan pembangunan yang disebut Rencana Pembangunan Lima Tahun (REPELITA). Pembangunan ekonomi melalui REPELITA ini mengacu pada sektor pertanian menuju swasembada pangan yang diikuti dengan pertumbuhan industri secara bertahap.

Akibat krisis moneter pada tahun 1997, pertumbuhan ekonomi pada masa Reformasi menurun drastis di tahun 1998, tetapi perlahan-lahan meningkat di tahun 1999. Namun selama tujuh tahun sejak saat itu, ekonomi Indonesia bergerak lambat dengan pertumbuhan yang rendah.

Tujuan pembangunan industri nasional baik jangka menengah maupun jangka panjang ditujukan untuk mengatasi permasalahan dan kelemahan baik di sektor industri maupun untuk mengatasi permasalahan secara nasional, yaitu:
  1. Meningkatkan penyerapan tenaga kerja industri
  2. Meningkatkan ekspor Indonesia dan pemberdayaan pasar dalam negeri
  3. Memberikan sumbangan pertumbuhan yang berarti bagi perekonomian
  4. Mendukung perkembangan sektor infrastruktur
  5. Meningkatkan kemampuan teknologi
  6. Meningkatkan pendalaman struktur industri dan diversifikasi produk
  7. Meningkatkan penyebaran industri


Faktor pendorong idustrialisasi:
  1. Kemampuan teknologi dan inovasi
  2. Laju pertumbuhan pendapatan nasional per kapita
  3. Kondisi dan struktur awal ekonomi dalam negeri. Negara yang awalnya memiliki industri dasar/primer seperti baja, semen, kimia, dan industri tengah seperti mesin alat produksi akan mengalami proses industrialisasi lebih cepat
  4. Besar pangsa pasar DN yang ditentukan oleh tingkat pendapatan dan jumlah penduduk. Indonesia dengan 200 juta orang menyebabkan pertumbuhan kegiatan ekonomi
  5. Ciri industrialisasi yaitu cara pelaksanaan industrialisasi seperti tahap implementasi, jenis industri unggulan dan insentif yang diberikan.
  6. Keberadaan SDA. negara dengan SDA yang besar cenderung lebih lambat dalam industrialisasi
  7. Kebijakan/strategi pemerintah seperti tax holiday dan bebas bea masuk bagi industri orientasi ekspor



Minggu, 10 April 2016

Kumala Chandra L.
23215756
1EB20
Tugas ke-1 Pengelolaan Sumber Daya di Indonesia

Sumber Daya Alam di Indonesia

Sumber daya alam (biasa disingkat SDA) adalah segala sesuatu yang berasal dari alam yang dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup manusiaYang tergolong di dalamnya tidak hanya komponen biotik, seperti hewan, tumbuhan, dan mikroorganisme, tetapi juga komponen abiotik, seperti minyak bumi, gas alam, berbagai jenis logam, air, dan tanah. Inovasi teknologi, kemajuan peradaban dan populasi manusia, serta revolusi industri telah membawa manusia pada era eksploitasi sumber daya alam sehingga persediaannya terus berkurang secara signifikan, terutama pada satu abad belakangan ini. Sumber daya alam mutlak diperlukan untuk menunjang kebutuhan manusia.

Pada umumnya, sumber daya alam berdasarkan sifatnya dapat digolongkan menjadi SDA yang dapat diperbaharui dan SDA tak dapat diperbaharui. SDA yang dapat diperbaharui adalah kekayaan alam yang dapat terus ada selama penggunaannya tidak dieksploitasi berlebihan. Tumbuhan, hewan, mikroorganisme, sinar matahari, angin, dan air adalah beberapa contoh SDA terbaharukan. Walaupun jumlahnya sangat berlimpah di alam, penggunannya harus tetap dibatasi dan dijaga untuk dapat terus berkelanjutan. SDA tak dapat diperbaharui adalah SDA yang jumlahnya terbatas karena penggunaanya lebih cepat daripada proses pembentukannya dan apabila digunakan secara terus-menerus akan habis. Minyak bumi, emas, besi, dan berbagai bahan tambang lainnya pada umumnya memerlukan waktu dan proses yang sangat panjang untuk kembali terbentuk sehingga jumlahnya sangat terbatas, minyak bumi dan gas alam pada umumnya berasal dari sisa-sisa hewan dan tumbuhan yang hidup jutaan tahun lalu, terutama dibentuk dan berasal dari lingkungan perairan. Perubahan tekanan dan suhu  panas  selama jutaan tahun ini kemudian mengubah materi dan senyawa organik tersebut menjadi berbagai jenis bahan tambang tersebut.

Sumber-sumber daya alam banyak sekali macamnya merupakan bahan dasar bagi pengelolaan untuk memenuhi segala kebutuhan manusia. Sumber daya alam akan benar-benar berguna apabila pemanfaatannya lebih menyangkut kebutuhan manusia. 

Pengelolaan yang kurang menyangkut kebutuhan manusia di samping akan merusak lingkungan sekitarnya juga akan menjadi bumerang bagi manusia sendiri.

Oleh karena itu, dalam mengolah sumber daya alam harus berdasarkan prinsip-prinsip berwawasan lingkungan dan berkelanjutan. Berwawasan lingkungan artinya mempertimbangkan kelestarian dan jangan sampai menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan hidup. Berkelanjutan, artinya pengolahan sumber daya alam jangan sampai punah, perlu dipikirkan kelanjutannya.

Cara penggunaan sumber daya alam oleh manusia yang dapat dipertanggungjawabkan dengan cara sebagai berikut.

1.) Selektif. Yaitu memilih, menggunakan, dan mengusahakan sumber daya alam dengan sungguh-sungguh untuk kepentingan kehidupan.
2.) Menjaga kelestarian. Untuk menggali dan mengolah sumber daya alam perlu menggunakan teknologi maju sehingga memungkinkan terpeliharanya kelestarian.
3.) Menghemat. Perlu dihindarkan pemborosan dalam mengolah sumber daya alam.
4.) Memperbarui. Perlu adanya upaya untuk memperbarui sumber daya alam antara lain dengan cara sebagai berikut.
- Reboisasi dan penghijauan lahan yang gundul.
- Mengembangbiakkan hewan dan tumbuhan secara modern melalui tindakan pelestarian.
- Penanaman ladang secara bergilir.
- Pengolahan tanah pertanian dengan pancausaha pertanian.

Usaha-usaha pengelolaan sumber daya alam antara lain sebagai berikut.

 1.) Pengelolaan sumber daya alam di bidang pertanian
Mekanisme pertanian tanpa perhitungan yang tepat dapat menurunkan kesuburan tanah. Hal ini dapat terjadi karena rusaknya lapisan bagian atas tanah yang mengandung humus dan dapat menyebabkan terjadinya pengikisan tanah yang disebabkan oleh air. Dengan demikian, perlu dijaga keseimbangan antara tuntutan untuk memperoleh hasil yang berlimpah dengan efek samping yang merusakkan lingkungan. Usaha untuk memperoleh hasil pertanian yang berlimpah ditempuh dengan sebutan revolusi hijau. Langkah ini ditempuh dengan industrialisasi pertanian, yaitu adanya perubahan dari petani kecil (dengan lahan sempit), menjadi petani industri (dengan lahan luas). Aktivitas ini memberikan dampak sosial ekonomis kepada petani kecil yang kehilangan tanah garapan dan pekerjaan.

2.) Pengelolaan sumber daya alam di bidang kehutanan
Hutan di Indonesia ada yang berperan sebagai hutan produksi, hutan rekreasi, dan hutan lindung. Hutan tersebut berfungsi sebagai tempat hidup berbagai jenis hewan dan berperan dalam menjaga iklim mikro di kawasan hutan. Di samping itu hutan berperan untuk menyimpan air tanah agar tanah tetap mengandung air dan dapat mencegah banjir serta erosi. Oleh sebab itu, dalam pengelolaan hutan perlu diperhatikan keseimbangan antara penebangan pohon dan penanamannya kembali.

3.) Pengelolaan sumber daya alam di bidang perikanan
Hasil perikanan laut tahun 2003 cenderung menunjukkan adanya penurunan jumlah. Untuk memperoleh hasil yang sama dengan waktu sebelumnya, diperlukan waktu yang cukup lama. Hal ini terjadi karena makin menurunnya populasi ikan yang disebabkan tertangkapnya ikan-ikan yang masih kecil. Di samping itu, tidak ada kesempatan bagi ikan dewasa untuk berkembang biak. Oleh karena itu, perlu adanya usaha pengelolaan perikanan di Indonesia.

Pengelolaan perikanan ini ditempuh dengan jalan sebagai berikut.

- Perlindungan anak ikan, yaitu larangan penangkapan ikan yang belum dewasa dengan menggunakan alat penangkapan yang ukuran jaringnya ditentukan.
 - Sistem kuota, yaitu menentukan bagian perairan yang boleh diambil ikannya pada musim tertentu. Penggunaan sistem ini harus disertai kontrol yang baik.
 - Penutupan musim penangkapan dengan tujuan agar jumlah induk ikan tidak berkurang, kemudian pada waktu pemijahan serta pembesaran anak ikan tidak terganggu. Pada musim tersebut dilarang melakukan penangkapan ikan-ikan tertentu.
 - Penutupan daerah perikanan, yaitu larangan penangkapan ikan di daerah pemijahan dan pembesaran ikan, terutama di daerah yang populasinya menurun.


Sabtu, 09 April 2016

Kumala Chandra L.
23215756
1EB20
Minggu ke-5 Perkembangan E-Commerce



Perdagangan elektronik (electronic commerce atau e-commerce) adalah penyebaran, pembelian, penjualan, pemasaran barang dan jasa melalui sistem elektronik, seperti internet, televisi, atau jaringan komputer lainnya. E-commerce dapat melibatkan transfer data elektronik, pertukaran data elektronik, sistem manajemen inventori otomatis, dan sistem pengumpulan data otomatis.

E-commerce pertama kali diperkenalkan pada tahun 1994 pada saat pertama kali banner-elektronik dipakai untuk tujuan promosi dan periklanan di suatu halaman-web (website). Pada awalnya ketika web mulai terkenal di masyarakat pada 1994, banyak jurnalis memperkirakan bahwa e-commerce akan menjadi sebuah sektor ekonomi baru. Namun, baru sekitar empat tahun kemudian protokol aman seperti HTTPS memasuki tahap matang dan banyak digunakan. Antara 1998 dan 2000 banyak bisnis di AS dan Eropa mengembangkan situs web perdagangan ini.

Perkembangan bisnis e-commerce di Indonesia melesat dalam lima tahun terakhir.  Hasil riset yang diprakarsai oleh Asosiasi E-commerce Indonesia (idEA), Google Indonesia, dan TNS (Taylor Nelson Sofres) memperlihatkan bahwa tahun 2013 nilai pasar e-commerce Indonesia mencapai US$8 miliar (Rp 94,5 triliun) dan di tahun 2016 diprediksi naik tiga kali lipat menjadi US$25 miliar (Rp 295 triliun).

Potensi ini dibarengi dengan jumlah pengguna internet yang mencapai angka 82 juta orang atau sekitar 30% dari total penduduk di Indonesia.

"Ini membuat pasar e-commerce menjadi tambang emas yang sangat menggoda bagi sebagian orang yang bisa melihat potensi ke depannya. Apalagi, menjelang pelaksanaan pasar bebas Asean (MEA) di akhir 2015, banyak pengamat yang memprediksi bahwa Indonesia akan menjadi market yang potensial bagi negara lain untuk menjual barangnya," ujar Fajrin Rasyid, Co-Founder & CFO Bukalapak.com, di Jakarta (27/4).

Menurutnya, salah satu langkah untuk berbenah adalah dengan memaksimalkan potensi bisnis e-commerce yang telah terbukti pertumbuhannya terus meningkat. Apalagi, jual-beli online ini hanya butuh modal kecil namun hasilnya sungguh luar biasa (low cost high impact). “Di era seperti sekarang ini, semua orang bisa sukses menjadi online seller,” ujarnya.

Disarankan lagi, bagi mereka yang ingin mengelola perusahaan e-commerce agar segera memulai usahanya dan tidak menunda lagi. Harus ada keyakinan bahwa peluang besar bisnis e-commerce itu terbuka lebar.



Kumala Chandra L.
23215756
1EB20
Transportasi Online vs Transportasi Konvensional




Adanya benturan antara pengemudi taksi dan angkutan konvensional dengan pelaku jasa transportasi berbasis aplikasi disebut sudah diramalkan sejak 1985. 

Sosiolog Universitas Indonesia Ricardi S. Adnan mengatakan, Francis Fukuyama dalam bukunya, The Great Disruption: Human Nature and the Reconstitution of Social Order, mengungkapkan kemajuan teknologi akan berdampak pada bermacam hal.

"Dengan kemajuan teknologi, akan ada gegar budaya dan gegar berbagai macam hal," kata dia saat dihubungi, Rabu (23/3). Artinya, Ricardi menegaskan, jika masalah semacam ini tidak dapat diatasi secepat mungkin, ke depannya akan berpotensi menghasilkan kerusuhan. Tentu saja, hal tersebut berkaitan dengan adanya aplikasi daring (online) yang digunakan pada transpotasi.
Hal tersebut, kata Ricardi, karena bahasa pemerintah dengan sopir taksi konvensional terkesan tidak masuk. "Ini kan online, berbeda dengan taksi karena online. Lalu, ada orang yang memanfaatkan, inilah komunikasi yang tidak nyambung," kata dia.

Sebenarnya, terjadi perbedaan cara pandang di kedua pihak. Di pihak pengemudi taksi konvensional, mereka merasa dirugikan. Pertama, taksi konvensional terdaftar secara resmi di dinas perhubungan, sehingga berhak mendapat plat kuning, tanda angkutan umum sedangkan taksi berbasis aplikasi menggunakan kendaraan biasa,  yang bukan untuk angkutan umum. Kedua, dengan mereka resmi sebagai angkutan umum, mereka pun berkewajiban membayar pajak yang berbeda dengan pengguna plat hitam, plat kendaraan biasa, yang juga digunakan oleh taksi berbasis aplikasi. Ketiga, taksi konvensional menggunakan metode menunggu penumpang, sedangkan taksi berbasis aplikasi menjemput penumpang. Keempat, yang paling krusial, adalah perbedaan tarif, tarif taksi konvensional jika dibandingkan dengan tarif taksi berbasis aplikasi berbeda jauh. Terakhir, ini adalah masalah adaptasi terhadap teknologi yang diambil peluangnya oleh pengguna taksi berbasis aplikasi, dan belum digarap dengan baik oleh pihak pengelola taksi konvensional.

Kini, dengan adanya fenomena ini tidaklah bijak jika mencari pihak yang salah. Kalaupun ada pihak yang harus disalahkan, maka semua akan menjadi pantas untuk disalahkan. Mengapa? Pihak taksi konvensional salah karena tidak tanggap dengan perubahan zaman, belum lagi kesalahan dalam demonstrasi yang berujung anarki. Pihak penyedia transportasi berbasis aplikasi salah juga karena tidak mengikuti peraturan yang berlaku, juga mereka tidak menyediakan harga yang berkeadilan dengan pesaing yang sudah lama ada. Pemerintah pun juga menjadi salah, karena tidak tanggap dalam melihat fenomena yang ada di masyarakat, dengan belum menyediakan peraturan yang dapat mengakomodir dan menertibkan konflik yang ada. Maka, sebenarnya solusinya tinggallah jawaban dari kesalahan semua pihak ini. Pihak taksi konvensional sudah harus lebih tanggap terhadap perkembangan teknologi, buatlah layanan yang sama dengan membuat aplikasi yang menarik. Pihak penyedia transportasi berbasis aplikasi, sebaiknya menggunakan plat kuning, juga tidak memberikan harga yang terlampau jauh dengan yang sudah ada sehingga persaingan menjadi sehat. Pemerintah, sudah selayaknya membuat peraturan, dan memastikan bahwa persaingan yang ada terjadi secara sehat dan tidak ada ‘adu modal’ yang merupakan ciri kapitalisme dan bertentangan dengan ekonomi kerakyatan. Terakhir, masyarakat akan dengan mudah memilih dengan cerdas apa yang mereka hendak gunakan. Kerusuhan hari ini sangat disesalkan. Meski demikian, sudah sepatutnya ini membuka mata kita bahwa kita berada pada masa modernisasi yang membuahkan suatu perubahan sosial di masyarakat. Kalau urusan rezeki, tidak perlu dirisaukan. Karena jutaan orang pun mencari rezeki di ibukota kita tercinta.

Pakar Transportasi dari Institut Teknologi Bandung (ITB) Ofyar Z. Tamin menilai pemerintah adalah dalang dari segala konflik yang terjadi antara jasa transportasi konvesional dengan transportasi berbasis aplikasi online.

Ia menilai pemerintah tidak sigap membuat pengaturan soal transportasi model baru seiring perkembangan teknologi yang berjalan maju. Dampaknya benturan pun terjadi.

"Pemerintah tidak mau mikir, tidak mau capek, kalau ada masalah baru ribut," katanya kepada Republika.co.id, Selasa (22/3).

Penggunaan teknologi untuk kemudahan transportasi baginya tidak ada bedanya dengan penggunaan e-book meski sudah ada penerbit buku, jasa pengiriman barang dengan titipan kilat, internet banking terhadap bank konvensional atau keberadaan alat telekomunikasi dan pertukaran pesan meski sudah ada pos yang melayani surat-menyurat.

Transportasi online berdasarkan aplikasi tidak bisa dihindarkan. Ia tidak pula bisa dilarang-larang karena timbul dari perkembangan teknologi informasi.

Teknologi telah sedemikian rupa memenuhi kebutuhan masyarakat masa kini yang membutuhkan mobilitas tinggi, kepastian, kemudahan dan biaya murah.

"Online menjawab kebutuhan konsumen," ujarnya.

Oleh karena itu, ia meminta pemerintah membuat pengaturan soal pajak, di mana perusahaan transportasi online pun harus dikenai pajak yang setara dengan perusahaan transportasi konvensional. Pengaturan tersebut harus jelas dan adil dan dilakukan sesegera mungkin.

Justru pemungutan pajak usaha transportasi sistem online lebih terdata dan transparan dibandingkan dengan perusahaan konvensional. Sistem pemungutan pajak pun seharusnya bisa menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi.

Sisanya, biarkan usaha-usaha transportasi berkembang dengan kreativitasnya masing-masing. Pemerintah juga harus mengawal agar pelayanan transportasi baik yang konvensional maupun online menjamin keselamatan penumpang.

Bagi taksi konvensional, misalnya, harus juga peka beradaptasi dengan kemajuan teknologi. "Tidak ada yang terlambat," lanjutnya.




Selasa, 29 Maret 2016

Nama : Kumala Chandra L.
NPM : 23215756
Kelas : 1EB20
Tema : Wirausahawan di Indonesia

PROFIL WIRAUSAHAWAN ROBERT BUDI HARTONO



Menjadi orang terkaya nomor satu di Indonesia selama beberapa tahun berturut-turut itulah R. Budi Hartono yang merupakan pemilik Grup Djarum, dilahirkan dengan nama lengkap Robert Budi Hartono pada tanggal 28 April 1941 di Kota Semarang, Ayahnya bernama Oei Wie Gwan pemilik usaha kecil Djarum Gramophon namanya diubah menjadi Djarum yang kelak menjadi sebuah perusahaan rokok terbesar di dunia. Robert Budi Hartono yang memiliki nama Tionghoa Oei Hwie Tjhong oleh Majalah Forbes dicaatat memiliki kekayaan sebesar 8,5 Milyar Dollar atau 82.50 triliun rupiah dan merupakan orang terkaya nomor satu selama beberapa tahun di Indonesia dan urutan 131 terkaya didunia. Semua berawal dari Mr. Oei Wie Gwan yang membeli usaha kecil dalam bidang kretek bernama Djarum Gramophon pada tahun 1951 dann kemudian mengubah namanya menjadi Djarum. Oei mulai memasarkan kretek dengan merek “Djarum” yang ternyata sukses di pasaran.

Setelah kebakaran hampir memusnahkan perusahaan pada tahun 1963, Djarum kembali bangkit dan memodernisasikan peralatan di pabriknya. Robert dan kakaknya, Michael Budi Hartono, menerima warisan ini setelah ayahnya meninggal. Pada saat itu pabrik perusahaan Djarum baru saja terbakar dan mengalami kondisi yang tidak stabil. Namun kemudian di tangan dua bersaudara Hartono, Perusahaan Djarum bisa bertumbuh menjadi perusahaan raksasa. Pada tahun 1972 Djarum mulai mengeskpor produk rokoknya ke luar negeri. Tiga tahun kemudian Djarum memasarkan Djarum Filter, merek pertamanya yang diproduksi menggunakan mesin, diikuti merek Djarum Super yang diperkenalkan pada tahun 1981. Saat ini, di Amerika Serikat pun perusahaan rokok ini memilki pangsa pasar yang besar. Dan di negeri asalnya sendiri, Indonesia, produksi Djarum mencapai 48 milyar batang pertahun atau 20% dari total produksi nasional. Seiring dengan pertumbuhannya, perusahaan rokok ini menjelma dari perusahaan rokok menjadi Group Bisnis yang berinvestasi di berbagai sektor. Djarum mereka, dilarang di Amerika Serikat sejak 2009 bersama dengan rokok kretek lainnya, karena telah diluncurkannya Dos Hermanos, sebuah cerutu premium pencampuran tembakau Brasil dan Indonesia.

Robert Budi Hartono dengan Group Djarum yang dipimpinnya pun melebarkan sayap ke banyak sektor antara lain perbankan, properti, agrobisnis, elektronik dan multimedia. Diversifikasi bisnis dan investasi yang dilakukan Group Djarum ini memperkokoh Imperium Bisnisnya yang berawal di tahun 1951. Di bidang Agribisnis, Robert bersama Michael memiliki perkebunan sawit seluas 65.000 hektar yang terletak di provinsi Kalimantan Barat dari tahun 2008. Mereka bergerak di bawah payung Hartono Plantations Indonesia, salah satu bagian dari Group Djarum. Di bidang properti, banyak proyek yang dijalankan di bawah kendali CEO Djarum ini, R. Budi Hartono, dan yang paling besar adalah mega proyek Grand Indonesia yang ditantangani pada tahun 2004 dan selesai pada tahun 2008. Proyek ini mencakup hotel (renovasi dari Hotel Indonesia), pusat belanja, gedung perkantoran 57 lantai dan apartemen. Total nilai investasinya 1,3 triliun rupiah.

Globe Asia menyatakan Robert sebagai orang terkaya di Indonesia dengan kekayaan 4,2 miliar dolar AS atau sekitar 37,8 triliun rupiah. Pada tahun yang sama, R. Budi Hartono bersama kakaknya, Michael Hartono di bawah bendera Group Djarum melebarkan investasi ke sektot perbankan. Dan mereka menjadi pemegang saham utama, menguasai 51% saham, PT Bank Central Asia Tbk (BCA) yang merupakan salah satu bank terbesar di Indonesia saat ini. Berdasarkan data dari Bank Indonesia akhir tahun 2011 nilai aset BCA sebesar Rp 380,927 triliun (tiga ratus delapan puluh koma sembilan ratus dua puluh tujuh triliun rupiah). BCA yang secara resmi berdiri pada tanggal 21 Februari 1957 dengan nama Bank Central Asia NV. Banyak hal telah dilalui sejak saat berdirinya itu, dan barangkali yang paling signifikan adalah krisis moneter yang terjadi di tahun 1997. Dan bukti eksistensi grup Djarum adalah gedung pencakar langit di kompleks mega proyek Grand Indonesia diberi nama Menara BCA. Karena bank BCA menjadi penyewa utamanya dari tahun 2007 hingga 2035. Dengan demikian tergabunglah lingkungan operasional dua raksasa bisnis Indonesia di tengah-tengah pusat ibukota yang menjadi bukti keberkuasaan Djarum di kancah bisnis Indonesia.




Robert Budi Hartono menikah seorang wanita bernama Widowati Hartono atau lebih akrab dengan nama Giok Hartono. Bersamanya Widowati Hartono, Pemilik PT Djarum ini memiliki tiga orang putra yang kesemuanya telah menyelesaikan pendidikan. Mereka adalah Victor Hartono, Martin Hartono, dan Armand Hartono. Disisi lain, Robert Budi Hartono Sangat menyukai olahraga bulutangkis yang bermula dari sekedar hobi lalu mendirikan Perkumpulan Bulutangkis (PB) Djarum pada tahun 1969. Dari lapangan bulutangkis di tempat melinting kretek, Robert Budi Hartono menemukan talenta anak muda berbakat asli Kudus. Anak muda itu dimatanya, memiliki semangat juang yang tinggi, mental yang hebat dan fisik yang prima. Tak salah intuisinya, karena dalam kurun waktu yang tidak lama, anak itu mengharumkan nama bangsa di pentas dunia. Anak muda itu adalah Liem Swie King, yang terkenal dengan julukan “King Smash”.

Disamping itu bersama kakaknya yaitu Michael Budi Hartono,mereka menjadi pemilik Grand Indonesia dan perusahaan elektronik. Salah satu bisnis Group Djarum di sektor ini bergerak di bawah bendera Polytron yang telah beroperasi lebih dari 30 tahun. Perusahaan Polytron ini kini juga memproduksi ponsel yang sebelumnya hanya meproduksi AC, kulkas, produk video dan audio, dan dispenser. Melalui perusahaan yang baru dibuat yakni Ventures Global Prima Digital, mereka juga membeli Kaskus, yang merupakan salah satu situs terbesar di Indonesia.

referensi: http://www.biografiku.com/2013/08/biografi-robert-budi-hartono-orang.html